Easy Bussiness

7 Prinsip Jadi Pembisnis

7 Prinsip Jadi Pembisnis

7 Prinsip Jadi Pembisnis | Menjadi pengusaha / Pembisnis bukanlah sesuatu yang asing dalam kehidupan sehari-hari. Seorang pengusaha atau pembisnis, memiliki suatu kegiatan yang banyak dan berwarna – warni dalam kehidupannya baca warna – warni kegiatan pembisnis. Bahkan ada dalam artikel terdahulu yang tidak kami sebutkan diantaranya kehidupan seorang pembisnis atau pengusaha penuh dengan senyuman anak – anak yatim, fakir miskin dan lain sebagainya. Akan banyak anak – anak yatim yang diukir senyumnya oleh para pengusaha atau pembisnis. Akan banyak pesantren, masjid sekolahan yang doyong menjadi tegak berdiri berkat tuhan melalui wasilahnya yaitu pengusaha dan pembisnis.
7 Prinsip Jadi Pembisnis

Ketika kita memberikan sesuatu kepada orang lain yang membuat orang lain tersebut gembira dengan pemberian kita apa yang kita fikirkan? Pernahkah anda merenungkan kejadian tersebut? Apa pelajaran yang dapat kita ambil dari kejadian tersebut? Adakah tuhan tidak merencanakan  kejadian tersebut tanpa makna, bahkan sia – sia! Lagi – lagi saya mengingatkan bahwa tidak ada sesuatu yang terjadi secara kebetulan. Semua tersusun rapi dalam rencana tuhan, lebih rapi dari pakar manajemen sedunia. Ketika kita menjulurkan tangan kita untuk memberi kepada orang lain dan setelah orang lain tersebut menerima pemberian dari kita. Kemudian timbul dari wajah orang tersebut rasa senang, bahagia, gembira atas pemberian kita. Maka, sejatinya yang bahagia terlebih dahulu, yang senang terlebih dahulu, yang gembira terlebih dahulu adalah hati kita. Sungguh tuhan maha adil kepada hambanya, bukan yang menerima yang senang lebih dahulu, bukan yang menerima yang bahagia, gembira terlebih dahulu. Kesengan , kebahagiaan, kegembiraan tuhan limpahkan kepada  yang memberi terlebih dahulu.
Jika hendak menjadi pengusaha atau hendak mau menjadi pembisnis maka gunakanlah prinsip yang baik agar usaha, bisnis kita menjadi baik. Marilah kita belajar bersama-sama bahwa kita berkenan menjadi pembisnis insyallah karena Allah.  Ada tujuh prinsip yang akan menemani perjalanan bisnis dan usaha para pelaku usaha dan bisnis, prinsip ini bertujuan tumbuhnya pembisnis yang baik. Diantaranya prinsip tersebut sebagai berikut:

1.Amanna (iman) yakin ada tuhan yang menjaga kita.
Percaya pada yang telah diberikan oleh tuhan. Maka ambil semua kesempatan jangan ragu karena sesungguhnya tidak ada yang terjadi begitu saja secara kebetulan. jika kita sudah mencoba menjalaninya dan tidak berhasil padahal kita udah maksimal maka Mengeluhlah  pada tuhan. jangan mengeluh pada orang lain yang tidak dapat memberi jalan keluar yang pasti.

2. Sabar
Sabar ada dua versi, jika anda menggunakan versi yang salah maka akan salah juga tujuan serta pencapaiannya. Saya contohkan, ketika anda diperlakukan semena-mena di sekolah atau lingkungan dimana anda berada. Tanpa sebab yang jelas anda di ejek, disakiti secara terus menerus oleh seseorang dan anda mengalah dengan bersabar bahwa suatu hari dia akan bosan, akan berhenti menyakiti anda. Itu anda terapkan secara terus menerus. Namun sejalan dengan kesabaran yang anda lakukan akan berdampak juga pada anda. Yang anda dapatkan dari sikap anda dalam menyikapi perlakuan tersebut paling tidak anda babak belur setiap hari. Ini merupakan sabar yang pasif. Namun berbeda dengan sabar yang aktif, paling tidak meski anda tidak melawan pada teman tersebut anda berusaha tidak mendekati orang tersebut setiap harinya. Namun ini juga kurang pas rasanya karena anda tidak berani menghadapi, paling tidak tegaskan padanya bahwa anda tidak mau diperlakukan seperti itu atau apalah yang dapat mencegah dia untuk tidak melakukan hal-hal yang merugiakan anda. Inilah yang disebut sabar secara aktif, ada usaha dari anda.

3.Benar
Suatu kebenaran pada manusia itu dapat berasal dari segumpal darah yang ada pada tubuh manusia sendiri. apabila segumpal darah itu baik, niscaya semuanya akan menjadi baik semua. Maka intinya adalah niat kita yang harus benar dahulu. Hati kita yang harus ditata terlebih dahulu.jika niat bisnis kita karena ibadah kepada tuhan atau ingin membahagiakan orang lain ini jauh lebih baik dari pada mementingkan dirisendiri. Diri sendiri tanpa disadari akan terpenuhi dengan sendirinya, yakinilah itu. Membahagiakan orang lain itu juga ibadah lho........

4.Taat
Pahamilah tujuan manusia berada dimuka bumi ini. Sebenarnya, tuhan menciptakan kita tidak untuk ngantri BBM, ngantri beras RASKIN (Beras Miskin), tidak untuk mengemis dari yang kaya. Tuhan tidak mau kita seperti itu. Malah tuhan menciptakan manusia sebagai mahluk yang sempurna dari yang lain. Coba bandingkan dengan gajah yang katanya hewan paling kuat, suruh aja gajah itu terbang, maka akan kalah dengan manusiayang sama-sama tidak punya sayap. Dengan burung, masih lebih hebat manusia. Manusia bisa kemana saja dengan hasil fikirannya. Tuhan menciptakan kita hanya untuk dimulyakan dan dimanja. Cobalah tengok Nabi Adam AS. Setelah diciptakan dia dimulyakan, malaikat disuruh memberi sujud penghormatan kepada Nabi Adam AS. Setelah itu ditempatkan disurga, dimanja disana. Namun karena 1 dosa, datanglah kesulitan baginya. Maka taatilah tuhanmu jika ingin hidup bahagia. Kalau kita tidak menemukan kebahagiaan dan kita benar-benar sudah taat pada tuhan berarti kita yang slah, sapa tau kita juga salah memilih tuhan.

5.Infak
Infak atau lebih mudahnya berbagi adalah merupakan sarana dalam memutar roda perekonomian. Uang yang asalnya diam maka berjalan, membuat transaksi perekonomian menjadi lancar. Senyum dari infakmu menular lho...................

6.Memohon ampun
Ingat nomor 4 tadi........! barangkali kita ada salah sama tuhan hingga tuhan hukum kita. Bisnis yang kita jalani ntar dari hasil uang tidak halal, maka mohon ampun dulu biar semuanya lancar......

7.Sebelum fajar.
Sebelum fajar, fajar adalah bintang yang ada pada pergantian malam menuju pagi lagi. Maka sebelum pagi datang jangan sampai telat kita lakukan ke 6 prinsip bisnis ini. Jangan sampai telat, kalau telat masuk sekolah aja disangsi, ini juga harus sportif donk. Makanya jangan telat mohon ampun. Jangan telat infaknya. Jangan telat taatnya pada tuhan, kayak Firaun aja. Jangan telat mempercayainya bahwa ada tuhan yang menjaga kita.

Ke tujuh prinsip ini sudah ada dalam kitab Orang Islam yaitu AlQur’an. Kalimat tersebut tepatnya ada pada Surah Ali – Imron ayat 14 – 17.
Bila ada salah kata penulisan, mohon dimaafkan.(My)




share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Moh yazid, Published at 09:15 and have 0 comments

No comments:

Post a Comment